Selasa, 15 Februari 2011

Perencanaan Dan Instruksi Pelajaran ''TEACHER-CENTERED''

Assalamualaikum.....
Ibu dosen dan teman-teman ini blog ke 6 mufti kalau mufti gak salah.
Please diberi komentar dan kritik donk supaya lebih bagus lagi.............OKey !!


Ada 3 alat umum disekolah yang berguna dalam perencanaan teacher centered adalah menciptakan sasaran behavioural, menganalisis tugas, dan menyusun takonomi / klasifikasi instruksional.

1. Menciptakan sasaran behavioural ( Behavioural Objectives)
Artinya, pernyataan tentang perubahan yang diharapkan oleh guru akan terjadi di kinerja murid. Ada 3 sasaran penting yaitu :
a. Perilaku murid : fokus pada apa yang akan dipelajari atau dilakukan murid
b. Kondisi dimana prilaku terjadi :menyatakan bagaimana perilaku akan dievaluasi atau di tes
c. Kriteria Kinerja ; menentukan level kinerja yang akan diterima

2. Menganalisis tugas
Artinya analisa tugas difokuskan pada pemecahan suatu tugas kompleks yang dipelajari murid menjadi komponen2.

3. Menyusun taksonomi instruksional
Artinya pengklasifikasian sasaran pendidikan menjadi 3 domain yaitu : kognitif,afektif dan psikomotor

a. Kognitif meliputi : pengetahuan, pemahaman,aplikasi analisa,sintesis, dan evaluasi
b. Afektif meliputi :  penerimaan, respons,menghargai, pengorganisasian,dan menghargai karakterisasi
c. Psikomotor meliputi : gerak refleks, gerak fundamental,kemampuan perseptual,kemampuan fisik,gerakan terlatih, dan perilaku non-dikusif.


Pertanyaan:
1.) Menganalisis tugas difokuskanpada pemecahan suatu tugas kompleks yang dipelajari melalui 3 komponen. Disini, komponen yang dimaksudkan apa sebenarnya?Karena kurang ada titik jelas yang menjelaskan.

Asumsi sementara : Mungkin komponen yang dimaksudkan adalah komponen keahlian atau konsep yang diperlikan murid untuk mempelajari tugas.


2.) Dalam menyusun taksonomi instruksional, ada 3 domain yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Yang kurang jelas sekali,di psikomotor, yang menyebutkan adanya kemampuan perseptual dan perilaku nondikusif. Maksud dari kemampuan perseptual dan perilaku non dikusif itu apa yah?

Asumsi (1) : Mungkin lebih ditonjolkan pada indera, misalnya murid melihat menggunakan mikroskop dan mendengarkan instruksi atau cara menggunakannya.

Asumsi (2) : Perilaku non dikusif mungkin ebih diarahkan pada ara berkomunikasi lewat perasaan dan emosi ,melalui gerak tubuh. Misalnya murid melakukan pantonim atau tarian untuk mengkomunikasikan musik.

Sekian saja posting saya, lebih dan kurangnya saya mohon dimaafkan....

Daftar pustaka:

Weiler, J. 1998. Succes for all. ERIC/CUE Diges No 139
Vygotsky, L.S. 1962. Thoughout & Languange Cambridge, MA : MLT Press

1 komentar: