Minggu, 27 Oktober 2013

Kondisi Belajar Robbert Gagne

Ketrampilan, apresiasi dan penalaran manusia dengan semua variasinya dan juga harapan, aspirasi, sikap, dan nilai - nilai manusia, umumnya diakui bah wa perkembangannya sebagian besar bergantung pada peristiwa yang disebut dengan belajar. Tiga prinsip pembelajaran yang dilakukan oleh Gagne dalam analisis tugas pelatihan adalah :
  • Memberikan pembelajaran menganai seperangkat tugas - tugas komponen yang diarahkan untuk membangun tugas - tugas final.
  • Memastikan bahwa setiap tugas komponen dikuasai.
  • Sekuensi tugas komponen untuk memastikan transfer yang optimal ke tugas final.
  1. Keunikan Hakikat Belajar Manusia.
Elemen penting dalam analisis Gagne adalah kaitan belajar dengan perkembangan, kompleksitas belajar  pada manusia dan masalah khusus dengan pandangan - pandangan sebelumnya.

   2.    Defenisi  Belajar 

Ketika di defenisikan secara formal, belajar menghasilkan berbagai disposisi yang dipertahankan yang tercermin dalam berbagai macam perilaku yang berbeda. Mereka adalah hasil belajar Gagne yang disebut '' capability'' atau kapabilitas. Menurut Gagne kapabilitas terdiri dari komponen mental ( disposisi yang dipertahankan ) dan komponen ( perilaku kerja ). Kedua kapabilitas diperoleh manusia dari  stimulasi yang diperoleh dilingkungan dan pemrosesan  kognitif yang dilakukan oleh pemelajar yang mengubah stimulasi dari lingkungan menjadi kapabilitas baru.
 
Kunci untuk pengembangan teori belajar yang komperhensif adalah menjelaskan sifat yang kompleks dari belajar manusia. Pertama, berbeda dengan model - model pertumbuhan kesiapan dimana pendewasaan ( maturation ) mengatur proses belajar, Gagne berpendapat bahwa belajar adalah faktor kausal penting dalam perkembangan. Kedua, belajar bersifat kumulatif. Belajar ketrampilan tertentu akan memberi kontribusi pada belajar ketrampilan yang lebih kompleks. Hasilnya adalah kompetensi intelektual yang terus meningkat. Ketiga belajar manusia adalah kompleks yang beragam. Prosesnya tidak dapat direduksi menjadi asosiasi   S - R atau pengalaman wawasan yang dideskripsikan oleh teori Gestalt. Selain itu, studi belajar tidak boleh terfokus pada pengembangan prinsip yang berlaku hanya pada satu bidang subjek. Deskripsi yang memadai dari belajar manusia harus berlaku untuk berbagai macam aktivitas manusia di beragam latar dan situasi dimana belajar itu terjadi. Belajar juga menghasilkan disposisi yang dipertahankan dan dibuktikan oleh kinerja tertentu. Keluaran dari belajar disebut dengan kapabilitas. Proses belajar adalah proses kognitif yang memproses informasi dilingkungan menjadi berbagai macam kapabilitas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar